Kamis, 14 April 2011

Hiragana Tutorial Video


Hiragana adalah salah satu huruf asli bahasa Jepang. Hiragana berfungsi sebagai cara baca kanji dalam bahasa jepang.
source : youtube.

Selasa, 12 April 2011

KATA GANTI DALAM BAHASA JEPANG

Saya                    = わたし - わたくし - しょうさ-ぼく- あたし- おれ
Kami                   = わたしたち - ぼくたち - ぼくら - あたしたち - おれたち
Kamu                  = あなた - きみ - おまえ
Kamu Sekalian    = あなたがた - きみたち - おまえら
Dia ( Laki-Laki)  = かれ - かれら (Jamak)
Dia (Perempuan) = かのじょ- かのじょら (Jamak)

Ini                       = これ - これら (jamak)
Itu                       = それ - あれ - それら (jamak) あれら (jamak)

Rabu, 23 Maret 2011

Kata Bilangan Jepang

-------------------------------------------------
Bilangan biasa :
-------------------------------------------------

1 = ichi
2 = ni
3 = san
4 = yon/shi
5 = go
6 = roku
7 = nana/shichi
8 = hachi
9 = kyuu/ku

10 = juu

11 = juuichi
12 = juuni
13 = juusan
19 = juukyuu/juuku

20 = nijuu
21 = nijuuichi
22 = nijuuni

30 = sanjuu
40 = yonjuu
50 = gojuu
60 = rokujuu
70 = nanajuu
80 = hachijuu
90 = kyuujuu

100 = hyaku
200 = nihyaku
300 = sanbyaku
400 = yonhyaku
500 = gohyaku
600 = roppyaku
700 = nanahyaku
800 = happyaku
900 = kyuuhyaku

1000 = sen , issen
2000 = nisen
3000 = sanzen
4000 = yonsen
5000 = gosen
6000 = rokusen
7000 = nanasen
8000 = hassen
9000 = kyuusen

10.000 = ichiman
20.000 = niman
30.000 = sanman
40.000 = yonman


-------------------------------------------------
BILANGAN TINGKAT
-------------------------------------------------

untuk menyatakan pertama, kedua , ketiga, dst...
maka dasar dari bilangan menjadi :

1 = hitotsu
2 = futatsu
3 = mittsu
4 = yottsu
5 = itsutsu
6 = muttsu
7 = nanatsu
8 = yattsu
9 = kokonotsu
10 = too

maka untuk menyebutkan bilangan pertama, kedua, dan ketiga, dst di tambahkan " me "
menjadi :

pertama = hitotsume
kedua = futatsume
ketiga = mittsume
dst

atau jika ingin tetap memakai bilangan biasa, dapat ditulis dengan 3 formula :
1. dai + bilangan biasa + banme
2. dai + bilangan biasa
3. bilangan biasa + ban

contoh

pertama = daiichibanme = daiichi = ichiban
kedua = dainibanme = daini = niban
ketiga = daisanbanme = daisan = sanban
dst


-------------------------------------------------
Hari- hari dalam sebulan
-------------------------------------------------

penulisan Hari-hari dalam sebulan ditulis dengan bilangan biasa + huruf untuk hari

sehingga bilangan dasarnya dr 1-10 sebagai berikut :

hari ke-1 : tsuitachi
hari ke-2 : futsuka
hari ke-3 : mikka
hari ke-4 : yokka
hari ke-5 : itsuka
hari ke-6 : muika
hari ke-7 : nanoka
hari ke-8 : yooka
hari ke-9 : kokonoka
hari ke-10: tooka
hari ke-20: hatsuka

untuk hari ke 11 sampai 19, dan 21 samapai 31 dinyatakan dengan bilangan biasa + nichi

contoh :

hari ke-18 : juuhachinichi

-------------------------------------------------
Bilangan pecahan
-------------------------------------------------

jika pada English atau latin, pecahan dilambangkan dengan x/y

maka dalam formula jepang menjadi :
y + bun no + x

contoh :

1/2
1 = x = ichi
2 = y = ni

menjadi :

1/2 = nibun no ichi
1/3 = sanbun no ichi
2/3 = sanbun no ni
3/4 = yonbun no san

Minggu, 13 Maret 2011

Kalimat Positif Sederhana



Pada bagian ini kita akan belajar bagaimana membuat kalimat sederhana (positif) dalam bahasa Jepang. Pola yang digunakan untuk membuat kalimat tersebut adalah, "KB1 wa KB2 desu" Untuk lebih jelas silakan anda simak beberapa contoh berikut ini:
Contoh Kalimat:
Saya ____.
: Watashi wa _____desu.
  わたしは__です。
Saya Arif.
: Watashi wa Arif desu.
  わたしはアリフです。
Saya Yamada. : Watashi wa Yamada desu.
  わたしはやまだです。
Orang ___.
: ___ jin desu.
  __じんです。
Saya orang Indonesia.
: Watashi wa Indonesia-jin desu.
  わたしはインドネシアじんです。
Yamada orang Jepang. : Yamada san wa Nihon-jin desu.
  やまださんはにほんじんです。
Penjelasan:
• Partikel “wa” tidak mempunyai arti dalam bahasa Indonesia namun berfungsi sebagai penanda subjek, artinya kata sebelum wa merupakan topik yang dibicarakan.
• Sementara desu menjadi penanda berakhirnya kalimat. Desu selalu ada pada kalimat formal, dan memberi nuansa "santun" pada kalimat. Desu juga tidak dapat diartikan dalam bahasa Indonesia.
Contoh Lain:
• Ano hito wa Dea san desu.
  あのひとはデアさんです。
Orang itu Dea.
• Dea san wa daigakusei desu.
  デアさんはだいがくせいです。
Dea (seorang) mahasiswa.
• Brian san wa Kanada-jin desu.
  ブリアンさんはカナダじんです。
Brian orang Kanada.

Kosakata:
• Watashi わたし Saya
• ~Jin ~じん Orang ~
• Indonesia-jin インドネシアじん Orang Indonesia
• Ano hito あの人 Orang itu
• ~ san ~さん Pak, Bu, Mas, Mba dll
• Daigakusei だいがくせい Mahasiswa
• Nihon にほん Jepang
• Kanada カナダ Kanada

Jumat, 11 Maret 2011

HIRAGANA

 HIRAGANA :


1. Penjelasan tentang hiragana

Hiragana adalah huruf dasar dalam bahasa Jepang. Seluruh huruf hiragana melambangkan semua suara yang muncul dalam bahasa Jepang. Seperti yang terdapat pada tabel hiragana diatas. Dalam bahasa Jepang, menulis guratan-guratan dari suatu huruf dengan urutan dan arah yang benar sangatlah penting. Karena tulisan tangan sedikit berbeda dengan tulisan cetak, Perlu juga saya tekankan bahwa kita harus mempelajari pengucapan yang benar dari huruf-huruf tersebut. Karena semua kata dalam bahasa Jepang disusun dari suara-suara tersebut, salah dalam mengucapkan suatu huruf akan merusak fondasi terdasar pelafalan.

Saat berlatih menulis hiragana, jangan lupa bahwa urutan dan arah penulisan guratannya tidak boleh semaunya sendiri. Karena pada saat kita membaca tulisan tangan terburu-buru orang lain yang kurang jelas. Satu-satunya hal yang akan membantu adalah aliran guratanya, karena setiap orang menulis hiragana dengan urutan guratan yang sama, sehingga "aliran" garis-garisnya konsisten dari satu orang ke orang lain.Maka sangat kami sarankan, Anda mempelajari cara menulis yang benar sejak awal untuk menghindari kebiasaan menulis yang salah.
Catatan

  1. Sebagaimana tertulis di tabel, beberapa suara memiliki pengecualian. Sebagai contoh, 「ち」 dibaca "chi" bukan "ti" dan 「つ」 dibaca "tsu" bukan "tu".
  2. 「し」 dibaca seperti "syi" pada "syirik"
  3. 「ち」 dibaca seperti "ci" pada "cicak"
  4. Vokal "e" di Jepang terdengar seperti suara "e" pada "enak" dan BUKAN seperti pada "elus". Jadi sebagai contoh, へ dibaca seperti "he" pada "heran" dan BUKAN seperti pada "helai".
  5. Perhatikan baik-baik beda pelafalan antara "tsu" dengan "su".
  6. Suara "t" pada 「つ」 akan menempel pada huruf yang mendahuluinya. Sebagai contoh, 「まつ」 (menunggu) dibaca "mat-su".
  7. Huruf 「ん」"n". bersifat khusus karena jarang digunakan sendiri dan tidak memiliki suara vokal. Huruf tersebut ditempel di belakang huruf lain. Sebagai contoh, 「てん」 (titik) dibaca "ten". 「へん」 (aneh) dibaca "hen"
  8. Huruf 「ん」 akan disuarakan "m" pada kata tertentu,misalnya「しんぱい」 (khawatir) yang dibaca "shimpai". 「ん」 juga dibaca "ng" pada kata-kata tertentu, misalnya 「まんかい」 (mekar penuh) yang dibaca "mangkai". cara terbaik untuk menguasainya adalah dengan banyak mendengar bahasa Jepang. Kalau kita sudah terbiasa, nantinya akan paham dan bisa melafalkan 「ん」 dengan benar secara otomatis.


2. Suara-suara modifikasi

Lima suara konsonan lain yang didapat dengan menambahkan dua garis kecil yang mirip tanda kutip 「゛」yaitu dakuten(濁点) atau lingkaran kecil 「゜」yang disebut handakuten(半濁点). Kalau kita mencoba melafalkannya, kita akan sadar bahwa suara-suara modifikasi tersebut dibunyikan dengan gerakan lidah yang mirip dengan suara aslinya. Sebagai contoh, coba bandingkan gerakan lidahmu saat mengucapkan 「た」 (ta) dan suara modifikasinya 「だ」 (da). Suara-suara modifikasi ini dinamakan " 濁り (nigori, berlumpur).
Secara umum, perubahan suara yang bisa dibentuk adalah k→g, s→z, t→d, h→b, dan h→p. Seperti terlihat pada tabel, ada juga beberapa pengecualian.

Catatan

1. Perhatikan bahwa bunyi 「ぢ」 pada dasarnya sama dengan 「じ」 yaitu "ji", dan 「づ」 diucapkan seperti "dzu".
2. Suara "ji" pada kebanyakan kata umumnya dituliskan dengan 「じ」. Contohnya adalah 「かんじ」 (huruf China). Contoh kata yang menggunakan 「ぢ」 adalah 「ちぢれげ」 (rambut keriting).


3. 「や」、「ゆ」、dan 「よ」 kecil
Kita juga bisa menggabungkan suatu konsonan dengan suara "ya", "yu", "yo" dengan cara menempelkan 「や」、「ゆ」、atau 「よ」 kecil di belakang huruf-huruf dengan vokal "i". contoh, 「きゃ」 dibaca "kya".

Catatan

1. Penulisan 「ぢゃ」、「ぢゅ」、dan 「ぢょ」,sebetulnya tidak pernah dipakai karena ada 「じゃ」、「じゅ」、dan 「じょ」.
2. Suara 「しゃ」、「しゅ」、dan 「しょ」 terdengar seperti "sya" (syair), "syu" (syukuran), dan "syo" (bahasa Inggris show).
3. Suara 「ちゃ」、「ちゅ」、dan 「ちょ」 terdengar seperti "ca" (cacing), "cu" (culik), dan "co" (coret).


4. 「つkecil」
「つkecil 」diselipkan di antara dua huruf .Sebagai contoh,「つkecil」 diantara 「き」 dan 「と」 untuk menulis 「きっと」 (pasti), maka suara konsonan "t" dibawa ke akhir dari huruf pertama sehingga menjadi "kitto".
Contoh lainnya adalah 「かっぱ」 (sejenis monster) yang dibaca "kappa" dan 「ぎゅっと」 (dengan erat) yang dibaca "gyutto".
Untuk menggandakan konsonan "n", yang digunakan adalah 「ん」. Sebagai contoh, penulisan "onna" (perempuan) adalah 「おんな」, BUKAN 「おっな」.

Catatan

1. 「つ kecil 」dipakai untuk membawa suara konsonan dari huruf kedua ke akhir huruf pertama. Contohnya, 「なっち」 dibaca "nacchi".
2. Beda antara 「もと」 (sumber) dengan 「もっと」 (lebih).
3. 「ん」 digunakan untuk menggandakan konsonan "n". Contohnya adalah 「だんな」 (suami).
4. Suara konsonan ganda ini terdengar seperti suara terpotong. Ingatlah untuk memotong dengan konsonan yang benar, yaitu konsonan huruf kedua.


5. Suara vokal panjang
Di bagian ini, akan membahas suara vokal panjang yang sebetulnya hanyalah memperpanjang lama pengucapan suara vokal. Kita bisa memperpanjang suara vokal suatu huruf dengan 「あ」、「い」、atau 「う」, tergantung huruf yang ingin diperpanjang.

Sebagai contoh, kalau ingin memperpanjang suara "a" dari 「か」, maka tinggal menambah 「あ」 sehingga hasilnya 「かあ」. Contoh lainnya : 「き」→ 「きい」, 「く」→「くう」, 「け」→「けい」, 「こ」→「こう」, dan 「さ」→「さあ」. Coba ucapkan 「か」 dan 「あ」 secara terpisah. Lalu ucapkan dengan cara berurutan secepat mungkin. Kita akan sadar bahwa kedengarannya persis seperti mengucapkan "ka" untuk jangka waktu yang lebih panjang. Kita bisa mencoba latihan ini dengan suara vokal lainnya. Ingatlah bahwa sebetulnya mengucapkan dua huruf tapi dengan batas yang samar. Tidak perlu berpikir keras tentang vokal panjang dan cukup mengucapkan dua hurufnya dengan cepat untuk mendapatkan suara yang benar.

Sebagai tambahan, walaupun suara vokal "e" yang diikuti 「い」 umumnya dianggap sebagai suara vokal panjang, pengucapannya adalah suara "e" yang dipanjangkan. Sebagai contoh, pengucapan 「せい」 pada 「せんせい」 (guru) diucapkan "sensee".

Menahan suara vokalnya cukup lama adalah hal yang sangat penting, Jangan sampai melakukan kesalahan pengucapan,sebab salah-salah kita bisa mengucapkan (ここ) "sini" padahal yang di maksud adalah (こうこう) "SMU". Atau (おばあさん) "nenek" tertukar dengan (おばさん). "bibi"
Ada beberapa kasus di mana suara "e" diperpanjang dengan menambahkan 「え」 dan suara "o" diperpanjang dengan 「お」. Beberapa contohnya adalah 「おねえさん」 (kakak perempuan), 「おおい」 (banyak), dan 「おおきい」 (besar). Perhatikan pengecualian-pengecualian tersebut, tapi tidak usah terlalu khawatir karena jumlahnya tidak terlalu banyak.

By :
Free Blog Templates